Pages

Banner 468 x 60px

.

31 Jul 2009

REVISI PENGUMUMAN WAKTU PEMBAYARAN HONORARIUM DAN BIAYA OPERASIONAL THL-TB PENYULUH PERTANIAN

0 komentar
REVISI PENGUMUMAN
WAKTU PEMBAYARAN HONORARIUM DAN BIAYA OPERASIONAL
THL-TB PENYULUH PERTANIAN
Nomor: 327/SM.600/J.4/07/09

Dengan hormat, kami informasikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Honorarium Tahun 2009 bagi THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan I, II, dan III dibayarkan setelah THL-TB Penyuluh Pertanian bekerja selama satu bulan penuh (Honor THL-TB Penyuluh Pertanian diterima paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada bulan berikutnya).
  2. Biaya Operasional Penyuluh (BOP) bagi THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan I, II dan III dibayarkan 3 bulan sekali, setelah THL-TB Penyuluh Pertanian bekerja selama tiga bulan penuh (BOP THL-TB Penyuluh Pertanian diterima paling lambat 7 (tujuh) hari kerja padabulan berikutnya).
  3. Bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang belum menerima Honorarium dan Biaya Operasional, diharapkan untuk segera menyampaikan fotokopi buku tabungan yang tertera nama dan nomor rekening atas nama THL-TB Penyuluh Pertanian ybs agar di Fax/Telp. melalui 021-7826084; 021-7804386; 021-98273723 (posko THL-TB).
  4. Melalui SMS/Telp. Ke No. 021-98273723 (ESIA) ke Posko THL-TB Penyuluh Pertanian
  5. Honorarium THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan I, II dan III mulai pembayaran bulan Juli 2009 (dibayarkan pada minggu I bulan Agustus 2009) untuk pendidikan D3 tidak lagi dikenakan PPh pasal 21 (yang sebelumnya dikenakan PPh pasal 21 sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) dan pendidikan S1 dan D4 dikenakan PPh pasal 21 sebesar Rp. 4.000,- (empat ribu rupiah) / bulan (yang sebelumnya sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah)/bulan).
Demikian disampaikan, atas kerjasama Saudara diucapkan terima kasih.

Jakarta, 28 Juli 2009
Kepala Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian,


Dr. Ir. MEI ROCHJAT DARMAWIREDJA, M.Ed.
NIP. 195605011980031004
(www.deptan.go.id)
Read more...

29 Jul 2009

PENGUMUMAN PENGADAAN CPNS DI DEPARTEMEN PERTANIAN

0 komentar
PENGUMUMAN
PENGADAAN CPNS DI DEPARTEMEN PERTANIAN
NOMOR : 511/TU.210/A2/VII/2009

SEHUBUNGAN BANYAKNYA ISU DAN BERITA YANG BEREDAR TERKAIT DENGAN PENGADAAN CPNS DI DEPARTEMEN PERTANIAN (DEPTAN) YANG MENGATASNAMAKAN DIRI SEBAGAI PEGAWAI DEPTAN DAN ATAU SEBAGAI PIMPINAN/PEJABAT TERTENTU DI LINGKUNGAN DEPTAN DENGAN MEMINTA IMBALAN SEJUMLAH UANG SEHINGGA BISA MEMBANTU UNTUK DITERIMA ATAU DIANGKAT SEBAGAI CPNS DI LINGKUNGAN DEPTAN, MAKA DENGAN INI DIBERITAHUKAN, HAL-HAL SEBAGAI BERIKUT :

  1. BAHWA SECARA TEGAS PIMPINAN DEPTAN MENYATAKAN BAHWA ISU ATAU BERITA TERSEBUT TIDAK BENAR.
  2. APABILA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGAKU DAN MENGATAS-NAMAKAN DIRI SEBAGAI PEGAWAI NEGERI DI DEPTAN ATAU SEBAGAI PIMPINAN/PEJABAT DEPTAN DAN ATAU PANITIA PENGADAAN CPNS DEPTAN UNTUK MEMBANTU DAN MENJANJIKAN BISA MELULUSKAN SEBAGAI CPNS DI DEPTAN, DENGAN MEMINTA IMBALAN SEJUMLAH UANG MELALUI TELEPON, FAX, SURAT VIA POS, ATAU LISAN, AGAR TIDAK MENANGGAPI SELURUH INFORMASI YANG DISAMPAIKAN DENGAN ALASAN APAPUN DAN PIHAK DEPTAN TIDAK BERTANGGUNGJAWAB.
  3. PENIPUAN YANG DAPAT KAMI INFORMASIKAN YAITU APABILA MENDAPATKAN INFORMASI ATAU JANJI DARI SESEORANG DENGAN DATA SEBAGAI BERIKUT : NAMA : AGUS SUPRASTIA (Drs, M.Si)
    N I P : 080 037 022
    UNIT KERJA : BADAN KETAHANAN PANGAN DEPTAN
    NO. HAND PHONE : 081210693693; 0817168578; 085238381111; 081999691999; 081210106858 AGAR SELURUH INFORMASINYA TIDAK DITANGGAPI DAN DIPERCAYAI KARENA YANG BERSANGKUTAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 425/KPTS/KP.610/7/2004 TERHITUNG MULAI TANGGAL 13 JULI 2004 SUDAH DIBERHENTIKAN TIDAK DENGAN HORMAT SEBAGAI PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN PERTANIAN, SEHINGGA INFORMASI MENGENAI CPNS YANG DISAMPAIKANNYA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA APAPUN ADALAH TIDAK BENAR DAN TIDAK BISA DIPERTANGGUNG-JAWABKAN.
  4. DIHARAPKAN DUKUNGAN SELURUH PIHAK YANG MENGETAHUI KEBERADAAN OKNUM TERSEBUT ATAU SIAPAPAUN PELAKU SEPERTI TERSEBUT DIATAS, AGAR SEGERA MELAPORKAN DENGAN DISERTAI BUKTI-BUKTI OTENTIK YANG DAPAT DIPERTANGGUNG-JAWABKAN BAIK SECARA YURIDIS MAUPUN ADMINISTRATIF KEPADA MENTERI PERTANIAN MELALUI TLP. 021-7804166, FAX. 021-7816180 ATAU KEPADA PIHAK YANG BERWAJIB (KEPOLISIAN) ATAS TUDUHAN PENIPUAN.
  5. UNTUK PENGADAAN CPNS DI LINGKUNGAN DEPTAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA SEKECIL APAPUN.
  6. UNTUK KEMUDAHAN MENGAKSES INFORMASI PENGUMUMAN TERKAIT DENGAN PENGADAAN CPNS DEPTAN DISARANKAN UNTUK MENGAKSES MELALUI ALAMAT SEBAGAI BERIKUT : http://cpns.deptan.go.id
  7. PERKEMBANGAN INFORMASI DAPAT DIIKUTI MELALUI WEBSITE DEPTAN SEPERTI TERSEBUT DIATAS.

JAKARTA, 29 JULI 2009
A.N. DEPARTEMEN PERTANIAN
TTD.
KEPALA BIRO ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN
(www.deptan.go.id)
Read more...

17 Jul 2009

REVISI PENGUMUMAN PERKEMBANGAN EXIT POLICY THL-TBPP

1 komentar
REVISI PENGUMUMAN
PERKEMBANGAN EXIT POLICY THL-TBPP
TENTANG PENGUSULAN FORMASI CPNS PENYULUH PERTANIAN BAGI
THL-TBPP
Nomor : 168/TU.220/J.4/07/2009

Dalam rangka menindaklanjuti salah satu exit policy THL-TB Penyuluh Pertanian yaitu pengusulan THL-TB Penyuluh Pertanian menjadi CPNS Penyuluh Pertanian, dengan ini disampaikan perkembangan sebagai berikut:

  1. Pengusulan formasi CPNS penyuluh pertanian bagi THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan pertama melalui surat Menteri Pertanian RI No.19/KP.240/M/1/2009 tanggal 23 Januari 2009kepada MENPAN.
  2. Pengusulan penyediaan alokasi anggaran untuk formasi CPNS penyuluh pertanian kepada Menteri Keuangan RI melalui surat Menteri Pertanian No.54/KU.310/M/3/2009, tanggal 16 Maret 2009. Menteri Keuangan telah memberikan jawaban atas surat tersebut yang isinya bahwa alokasi anggaran untuk CPNS yang diusulkan menunggu ketetapan dari Menpan.
  3. Sebagai tindak lanjut pembicaraan antara Menteri Pertanian dengan Menpan pada awal bulan Juni 2009, Menteri Pertanian telah mengirimkan surat pemintaan kepada para Bupati/walikota untuk mengusulkan formasi CPNS Penyuluh Pertanian bagi para THL-TB Penyuluh Pertanian (Surat Menteri Pertanian RI No.122/KP.240/M/6/2009 tanggal 10 Juni 2009). Hal tersebut sesuai dengan penjelasan kantor MENPAN bahwa pengusulan formasi CPNS Penyuluh Pertanian harus diajukan oleh Para Bupati/walikota mengingat urusanpenyuluhan pertanian telah menjadi kewenangan daerah.
  4. MENPAN telah menerbitkan surat kepada Menteri Pertanian dengan tembusan kepada Bupati/Walikota seluruh Indonesia yang isinya antara lain: Para Bupati/Walikota harus mengusulkan formasi kebutuhan CPNS yang berlatar THL-TB PP kepada MENPAN dan BKN dengan persyaratan usia maksimal pada 1 Oktober 2009 adalah 35 tahun. Pada saatnya proses seleksi CPNS tersebut dilakukan melalui mekanisme ujian tertulis. Format usulan formasi kebutuhan CPNS penyuluh pertanian sesuai format dan contoh terlampir.
Berkenaan dengan perkembangan tersebut di atas diharapkan pimpinan kelembagaan penyuluhan pertanian dan para THL-TB Penyuluh Pertanian dapat membantu kelancaran proses pengusulan formasi CPNS penyuluh pertanian oleh para Bupati/Walikota.
Demikian untuk menjadi perhatian.

Jakarta, 16 Juli 2009
Kepala Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian


DR. Ir. MEI ROCHJAT DARMAWIREDJA, M.Ed
NIP.195605011980031004
Download versi aslinya DISINI!

Read more...

PENGUMUMAN PERKEMBANGAN EXIT POLICY THL-TBPP TENTANG PENGUSULAN FORMASI CPNS PENYULUH PERTANIAN BAGI THL-TBPP

0 komentar
PENGUMUMAN
PERKEMBANGAN EXIT POLICY THL-TBPP
TENTANG PENGUSULAN FORMASI CPNS PENYULUH PERTANIAN BAGI
THL-TBPP

Nomor : 168/TU.220/J.4/07/2009

Dalam rangka menindaklanjuti salah satu exit policy THL-TB Penyuluh Pertanian yaitu pengusulan
THL-TB Penyuluh Pertanian menjadi CPNS Penyuluh Pertanian, dengan ini disampaikan
perkembangan sebagai berikut:

  1. Pengusulan formasi CPNS penyuluh pertanian bagi THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan pertama melalui surat Menteri Pertanian RI No.19/KP.240/M/1/2009 tanggal 23 Januari 2009 kepada MENPAN.
  2. Pengusulan penyediaan alokasi anggaran untuk formasi CPNS penyuluh pertanian kepadaMenteri Keuangan RI melalui surat Menteri Pertanian No.54/KU.310/M/3/2009, tanggal 16 Maret 2009. Menteri Keuangan telah memberikan jawaban atas surat tersebut yang isinya bahwa alokasi anggaran untuk CPNS yang diusulkan menunggu ketetapan dari Menpan.
  3. Sebagai tindak lanjut pembicaraan antara Menteri Pertanian dengan Menpan pada awal bulan Juni 2009, Menteri Pertanian telah mengirimkan surat pemintaan kepada para Bupati/walikota untuk mengusulkan formasi CPNS Penyuluh Pertanian bagi para THL-TB Penyuluh Pertanian (Surat Menteri Pertanian RI No.122/KP.240/M/6/2009 tanggal 10 Juni 2009). Hal tersebut sesuai dengan penjelasan kantor MENPAN bahwa pengusulan formasi CPNS Penyuluh Pertanian harus diajukan oleh Para Bupati/walikota mengingat urusan penyuluhan pertanian telah menjadi kewenangan daerah.
  4. MENPAN telah menerbitkan surat kepada Menteri Pertanian dengan tembusan kepada Bupati/Walikota seluruh Indonesia yang isinya antara lain: Para Bupati/Walikota harus mengusulkan formasi kebutuhan CPNS yang berlatar THL-TB PP kepada MENPAN dengan persyaratan usia maksimal pada 1 Oktober 2009 adalah 35 tahun. Pada saatnya proses seleksi CPNS tersebut dilakukan melalui mekanisme ujian tertulis. Format usulan formasi kebutuhan CPNS penyuluh pertanian sesuai format dan contoh terlampir.
Berkenaan dengan perkembangan tersebut di atas diharapkan pimpinan kelembagaan penyuluhan pertanian dan para THL-TB Penyuluh Pertanian dapat membantu kelancaran proses pengusulan formasi CPNS penyuluh pertanian oleh para Bupati/Walikota.

Demikian untuk menjadi perhatian.

Jakarta, 15 Juli 2009

Kepala Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian




DR. Ir. MEI ROCHJAT DARMAWIREDJA, M.Ed
NIP.195605011980031004

(Download versi pdf di http://www.deptan.go.id/pengumuman/thl/exit_policy_thl-tb.pdf)
Read more...

14 Jul 2009

PENYULUHAN JELAJAH DESA

1 komentar
THL TBPP - POPT INDONESIA
ANYER BANTEN - NUSADUA BALI

Sebuah Ide Kreatif : Arif Anto (THL TBPP TANGERANG)

INSPIRASI ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMAD SAW
IRSA’ ( Perjalanan horizontal )
MI’RAJ ( Perjalanan Vertikal )

Jelajah Desa adalah perjalanan berkunjung, bersilaturahmi, bertemu, berdialog dan berdiskusi dengan petani di lintas kabupaten dan propinsi (perjalanan horizontal). Untuk kemudian hasil dari diskusi / dialog dengan masyarakat petani di sarikan dan dibawa untuk di sampaikan ke Pemerintah (Deptan), DPR dan Pihak terkait (perjalanan vertical). Idealnya kegiatan ini bisa “membantu” kepada pihak pengambil keputusan di bidang pertanian untuk mengetahui secara detail tentang potret peta permasalahan di kalangan petani, sehingga kebijakan-kebijakan pemerintah di bidang pertanian di ambil secara tepat. Kedaulatan pertanian adalah meletakkan- memposisikan Petani sebagai pelaku pertanian sebagai subyek. Semoga………

MATERI JELAJAH DESA THL TBPP INDONESIA
1.PENYULUHAN MASSAL
2.PEMUTARAN FILM / SLIDE KEGIATAN PENYULUHAN THL-TBPP
3.DISKUSI DAN DIALOG DENGAN PETANI
4.WORKSHOP – PELATIHAN (AGROKLINIK)
5.LOMBA ANTAR PETANI


PELAKU JELAJAH DESA
1.THL TBPP INDONESIA dari berbagai dasar disiplin ilmu (penyuluhan, budidaya, teknologi pengolahan, kedokteran hewan, peternakan, perikanan dll)
2.THL POPT


WAKTU KEGIATAN
Bulan Agustus 2009

PESERTA (audiens) ACARA JELAJAH DESA

1.Masyarakat petani di setiap kabupaten yang di kunjungi
2.Kelompok tani, Gapoktan, KTNA, ormas.
3.Pemimpin wilayah dan Tokoh masyarakat setempat (Kepala desa, Camat, Kepala Dinas , Bupati)


TEKNIS KEGIATAN

1.100 orang terdiri dari THL TBPP dan POPT perwakilan dari 33 propinsi sebagai tim penyuluh MOBILE (gerak&jelajah) berangkat dari titik nol Anyer prop Banten.dengan kendaraan konvoi mengunjungi setiap kabupaten di setiap kabupaten di pulau jawa sampai bali di rute yang sudah di tetapkan.
2.Di tiap kabupaten yang sudah di tetapkan pada sore dan malam harinya di selenggarakan penyuluhan massal dan kegiatan yang di agendakan dalam materi jelajah desa yaitu penyuluhan, workshop, diskusi , agroklinik dan lainnya yang di pandang perlu dengan peserta tersebut diatas. Teknis acara di kabupaten yang di tetapkan di selenggarakan oleh Tim Panitia Lokal THL TBPP.
3.Tim Penyuluh THL TBPP-POPT mobile menginap di kab tempat acara, untuk kemudian keesokan harinya melanjutkan dengan rute yang di tentukan dan tempat acara di kab berikutnya yang sudah di tetapkan.
4.Materi yang di sampaikan di pilih berdasarkan spesifik daerah dan melibatkan penyuluh mobile dan penyuluh setempat.
5.Semua dokumentasi kegiatan di arsipkan menyangkut teknis teknis lainnya.
6.Di titik akhir penyuluhan jelajah desa adalah Kantor Deptan Jakarta DPR, untuk menyampaikan hasil penyuluhan Jelajah Desa dalam acara Temu Nasional THL TBPP Indonesia I dengan acara diskusi dengan Pihak terkait dan menyampaikan kesimpulan hasil akhir kegiatan penyuluhan Jelajah Desa THL TBPP- POPT Indonesia.

HASIL YANG INGIN DICAPAI

1.Memberi penyegaran suasana Penyuluhan Pertanian dengan pertukaran Penyuluh antar daerah saat berlangsungnya acara.
2.Memberi motivasi kepada petani dengan pertukaran informasi tentang teknologi pertanian dll yang di adopsi di wilayah lain.
3.Membuka ruang diskusi antara petani, penyuluh dan THL TBPP tentang permasalahan yang di hadapi petani dan harapan petani tentang Penyuluhan pertanian
4.Merekapitulasi permasalahan permasalah pertanian
5.Merekapitulasi permasalahan Penyuluhan
6.Memberi semangat dan pencerahan bagi sesama penyuluh utamanya THL TBPP
7.Hasil inventarisasi dalam kegiatan Penyuluhan jelajah desa, akan di sampaikan kepada pihak pengambil keputusan kebijakan pertanian (pemerintah-DPR)
8.dll
9.dll

Rute Penyuluhan Jelajah Desa
2 MINGGU 57 Kab/Kota 7 Propinsi PENYULUHAN JELAJAH DESA

Anyer-Serang-Pandeglang-Rangkasbitung-Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Cilacap-Purwokerto-Kebumen-Purworejo-Wates-Sleman-Yogya-Klaten-Surakarta-Sragen-Ngawi-Madiun-Nganjuk-Kediri-Tulungagung-Blitar-Malang-Lumajang-Jember-Banyuwangi-Pulau BALI,Situbondo-Probolinggo-Pasuruan-Sidoarjoojokerjo-Jombang-Bojonegoro-Blora-Purwodadi-Pati-Demak-Semarang-kendal-Batang-Pekalongan-Pemalang-Tegal-Brebes-Cirebon-Majalengka-Sumedang-Subang-Purwakarta-Karawang-Bekasi-DEPTAN (Jakarta)

PENYULUHAN JELAJAH DESA
sebagai
DIPLOMASI BUDAYA
2 minggu -14 hari perjalanan-14 Penyuluhan Massal –Dialog dan Diskusi –Pemutaran Slide Dokumenter THL TBPP Indonesia-Workshop-Agroklinik-Lomba antar petani

Di Akhir perjalanan di Deptan/DPR berdialog dengan stakeholder negara


Kabupaten sebagai lokasi acara penyuluhan massal

Pandeglang-Cianjur-Cilacap-Bantul-Ngawi-Malang-Banyuwangi-Pulau Bali(…….), Probolinggo-Jombang-Demak-Brebes-Sumedang-Karawang, atau sesuai kesepakatan.

Bagaimana Menurut Anda???


Read more...

13 Jul 2009

PENGUMUMAN WAKTU PEMBAYARAN HONORARIUM DAN BIAYA OPERASIONAL THL-TB PENYULUH PERTANIAN

1 komentar
PENGUMUMAN
WAKTU PEMBAYARAN HONORARIUM DAN BIAYA OPERASIONAL
THL-TB PENYULUH PERTANIAN
Nomor: 145/SM.600/J.4/07/09

Dengan hormat, kami informasikan hal-hal sebagai berikut:
1. Honorarium Tahun 2009 bagi THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan I, II, dan III dibayarkan setelah THL-TB Penyuluh Pertanian bekerja selama satu bulan penuh (Honor THL-TB Penyuluh Pertanian diterima paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada bulan berikutnya).
2. Biaya Operasional Penyuluh (BOP) bagi THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan I, II dan III dibayarkan 3 bulan sekali, setelah THL-TB Penyuluh Pertanian bekerja selama tiga bulan penuh (BOP THL-TB Penyuluh Pertanian diterima paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada bulan berikutnya).
3. Bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang belum menerima Honorarium dan Biaya Operasional, diharapkan untuk segera menyampaikan fotokopi buku tabungan yang tertera nama dan nomor rekening atas nama THL-TB Penyuluh Pertanian ybs agar di fax melalui 021-7826084; 021-7804386; 021-98273723 (posko THL-TB). Apabila ada permasalahan dalam pembayaran honorarium dan BOP THL-TB PP dapat menghubungi:
a. Ir. Maspur Makhmudi, MM (Kepala Bidang Ketenagaan, Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian) dengan No. HP. 08179830234;
b. Ir. Budiarni, MM (Kepala Sub Bidang Penyuluh Swakarsa, Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian) dengan No. HP. 081380348910;
c. Joko Samiyono, SP, MM (Kepala Sub Bidang Penyuluh PNS, Pusat
Pengembangan Penyuluhan Pertanian) dengan No. HP. 08128344244
4.Honorarium THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan I, II dan III mulai pembayaran bulan Juli
2009 (dibayarkan pada minggu I bulan Agustus 2009) untuk pendidikan D3 tidak lagi
dikenakan PPh pasal 21 (yang sebelumnya dikenakan PPh pasal 21 sebesar Rp. 5.000,-
(lima ribu rupiah) dan pendidikan S1 dan D4 dikenakan PPh pasal 21 sebesar Rp. 4.000,-
(empat ribu rupiah) / bulan (yang sebelumnya sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah)/
bulan).
Demikian disampaikan, atas kerjasama Saudara diucapkan terima kasih.

Jakarta, 13 Juli 2009
Kepala Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian,
Dr. Ir. MEI ROCHJAT DARMAWIREDJA, M.Ed.
NIP. 195605011980031004

NB: Pengumuman ini bisa teman-teman lihat di website deptan versi mobile (handphone), dan saat admin mencoba mengakses via PC (komputer) belum muncul. Jika teman-teman ingin melihat versi Pdf nya bisa download via alamat link dibawah ini
(http://www.deptan.go.id/pengumuman/berita/07-2009/pengumuman_pembayaran_honor_2009.pdf)
Read more...

1 Jul 2009

SEPAK BOLA "ADU PENALTI” TIMNAS THL TBPP INDONESIA

4 komentar
Adu Pinalti dalam sepak bola adalah jalan terakhir sebuah penentuan, dalam adu pinalti hanya ada dua pihak penendang dan kiper, hanya ada satu tendangan bagi sang penendang tetapi berbagai cara (tangkapan, tepisan,blok,tubrukan dll) dari sang kiper. Dalam adu pinalti hanya dua kemungkinan gol atau tidak gol. Dalam adu pinalti kedua belah pihak sama sama dalam posisi siap dan siaga….wes pokoknya menegangkan dan mendebarkan lah…pada akhirnya dalam adu pinalti hanya ada menang dan kalah, siapa menang siapa kalah.

Temen temen THL TBPP se Indonesia, mbok ya perjuangan serius kita ini jangan di hadapkan pada situasi adu pinalti. Mari kebersamaan yang sudah kita bangun ini kita pergunakan energi kita itu untuk situasi bertanding dan berjuang di lapangan pertandingan sebelum keputusan adu pinalti. Ada 2 x 45 menit lho, mari kita kompak dan solid untuk bisa saling oper bola, umpan pendek dan jauh, umpan umpan terobosan di sisi kiri kanan, sundulan dan operan lambung. Bisa juga lo dengan kreatif kita rancang pola serangan yang melibatkan gelandang kiri kanan. Dalam situasi adu pinalti hanya ada 2(dua) kemungkinan, sedangkan di dalam situasi permainan ada ribuan operan dan tendangan-serangan yang punya kemungkinan menghasilkan gol gol indah. Operan bola dan strategi yang melibatkan seluruh pemain yang ada akan menampilkan permainan yang cantik yang punya ribuan kemungkinan menghasilkan gol gol indah dan bermartabat.
Temen temen THL TBPP semua jangan lupa,…. kita ini kecil dan kesepian. Semangat yang sudah kita bangun ini kadang naik kadang sayup-sayup..kadang menggelora mungkin juga bisa membisu. Mari kita hadirkan supporter penyemangat perjuangan kita ini, kita libatkan supporter penggelora energi perjuangan ini dalam situasi pertandingan yang kita kerjakan..Jangan lupa pula apapun hasilnya nanti akan kita persembahkan kepada supporter yang kita cintai itu(petani)…mari kita ajak petani berdiskusi untuk saling mendengarkan..sehingga ketangguhan petani adalah ruh perjuangan kita semua
Temen temen THL TBPP ayo kita keliling menyusur desa2-kita berjalan-berhijrah, membangun dialog dengan petani, membuka ruang seluas luasnya untuk berdiskusi dengan petani, menemukan alasan yang paling tepat, menyerap energi ketangguhan mereka.
Masih ada waktu kita bisa mengerjakan…..kita lakukan JELAJAH PENYULUHAN, PENYULUHAN JELAJAH DESA THL TBPP, kita lakukan perjalanan horizontal menemui petani untuk kemudian kita sampaikan suara suara murni petani itu dalam perjalanan Vertikal.ke Institusi Negara Bahwa Petani Mengerjakan Urusan Urusan Besar-penyuluhan mengerjakan hal hal besar. Petani dan Penyuluh adalah Sinergi yang tidak boleh dipisahkan
PENYULUHAN JELAJAH DESA –ANYER-NUSA DUA, atau ESTAFET PENYULUHAN JELAJAH DESA mulai ACEH hingga PAPUA
Bismillah Ayo kita kerjakan dulu pertandingan ini ……kita masih punya WAKTU.
Hidup itu bukan memetik nomer Satu
Hidup itu menanam
Hidup itu bukan sukses nomer Satu
Hidup itu berjuang
Jadi temukanlah kegembiraan dalam berjuang melebihi kegembiraan dari keberhasilan perjuangan itu sendiri.(emha ainun nadjib)
(@ap/tng/btn)
Read more...

TIM NASIONAL SEPAK BOLA INDONESIA, DAN THL TBPP INDONESIA

1 komentar
Entah kebetulan atau apa, bulan juli ini Tim Nasional Sepakbola PSSI AllStar akan menjajal bertanding dengan si “Setan Merah” Manchester United”. Kok ya berani beraninya…apa kiranya sedang “kesurupan” itu Bambang pamungkas CS. Bertanding ya memang bertanding, berduel tentu saja berduel tetapi bukan dalam atmosfer kompetisi melainkan di dalam suasana persahabatan. Tidak usahlah repot nanya kepada komentator, analis pertandingan atau pialang pasar taruhan tentang kemungkinan siapa yang bakal menang di antara 2 pihak yang akan berduel. Cukup nanya saja ke SSB (sekolah Sepak Bola) yang baru sebulan belajar nendang bola, kira kira berapa skor akhir TimNas PSSI versus MU “Setan Merah”. Masalahnya ini bukan menang atau kalah, bukan menghitung skore akhir, bukan permainan “iseng” . Pertandingan “duel” TimNas PSSI Vs MU adalah wujud kesungguhan perjuangan, adalah menggeloranya tekad berjuang, adalah symbol kerja keras melalui latihan latihan maka apapun hasilnya harus tetap di perjuangkan. Karena dengan itu akan di temukan kegembiraan dalam berjuang melebihi kegembiraan dari keberhasilan perjuangan itu sendiri.

Tim Nasional THL TBPP Indonesia
Alhamdulillah 25.000 THL TBPP setelah memasuki tahun ke 3 (tiga) keberadaannya ini sudah melahirkan kesadaran baru menjadi THL TBPP Indonesia dengan TimNas nya Forum Komunikasi THL TBPP Nasional. Memang baru lahir, tetapi semangat kebersamaan dan persaudaraan THL TBPP dari Aceh hingga Papua lah energi paling utama yang menjadi “ruh” yang akan melahirkan kekuatan kekuatan dalam kebersamaan perjuangannya.
Kita THL TBPP Indonesia mungkin kecil di mata Indonesia, sebagaimana Indonesia melihat kecil kepada kaum petani. Pekerjaan kita adalah “membantu” sehingga orang yang di bantu dengan sang ‘pembantu” pada hakikatnya lebih “kuat” si “pembantunya” Mungkin kita di pandang kecil, tetapi kita sebenarnya mengerjakan pekerjaan pekerjaan besar. Maka kesadaran Perjuangan THL TBPP menemukan “dirinya” harus di niatkan kembali dengan kemurnian kepada siapa semua ini di perjuangkan?. Kesadaran kita semua mengatakan bahwa muara perjuangan ini adalah untuk Para Petani. Maka jangan sampai terjadi niat kita berjuang bersama-sama ini berpaling dari “suara hati keinginan Petani”. Yang kita akan lakukan dan sedang kita kerjakan adalah menyuarakan “suara Petani”dan meletakkan di atas kepala kita (nyunggi)‘kepentingan “petani.
Oleh karena itu semua , kalau perjuangan THL TBPP Indonesia yang mengkristal dalam Tim Nas FK THL TBPP Nasional sebagai pihak yang harus “berunding, bermusyawarah,dan saling mendengarkan untuk menemukan jalan keluar “dengan Pihak Negara yang di wakili Pemerintah, maka para petani adalah “sporter” yang menyemangati dan memberi kita energi tak terbatas untuk berjuang dan hasil (gol gol )dari “pertandingan/ musyawarah” harus dan wajib kita persembahkan kepada pemilik kedaulatan pertanian yaitu PETANI.
(@ap/tng/btn)
Read more...

ENERGI “gerilya” DJOGJA “gelora” BANDOENG

0 komentar
Di Jogja kita belajar dan menyerap energi Gerilya, mengesampingkan kepentingan diri sendiri untuk bergabung dalam kebersamaan perjuangan. Berjuang bukan untuk melawan siapa siapa kecuali memeperjuangkan kebersamaan dan persaudaraan itu sendiri. Di Jogja adalah lahirnya pemaknaan bahwa merobohkan sekat-sekat parsial menjadi kesadaran komunal. Di Jogja adalah kerelaan meruntuhkan kepentingan kepentingan kedaerahan menjadi lahirnya kesadaran baru dalam Nasionalisme ke Indonesia-an yang di tandai lahirnya Forum Komunikasi THL TBPP Nasional.

Maka momentum Jogja bukan akhir perjuangan….dari kelahiran energi baru di Jogja harus di gelorakan dan terusss di gelorakan dengan “semangat Bandung”. Bandung adalah energi api semangat yang menggelora di kesadaran baru, yang harus selalu di gelorakan. Di gelorakan selalu dari Aceh hingga Papua, senantiasa menggelora agar tidak terlena. Agar kelak bisa bersama-sama kita akan “Proklamir”kebersamaan dan persaudaraan THL TBPP Indonesia di Jakarta Insya Allah. Karena yang sedang kita kerjakan adalah murninya perjuangan dan bukan “iseng-iseng”belaka.
Read more...