Pages

Banner 468 x 60px

.

18 Jan 2010

PEMBAHARUAN KONTRAK KERJA THL TBPP ANGKATAN 2 & 3 ( REVISI PASAL 3 & 4)

PENGUMUMAN
PEMBAHARUAN KONTRAK KERJA
THL-TB PENYULUH PERTANIAN ANGKATAN II DAN III
Nomor : 226/SM.600/J/01/2010


1. THL-TB Penyuluh Pertanian tahun 2010 akan melaksanakan tugas penyuluhan selama 10 bulan terhitung
    mulai bulan Maret s.d Desember 2010.
2. Tata cara pengisian kontrak kerja THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III tahun 2010 adalah :
    a. Kontrak kerja ditandatangani oleh kedua belah pihak yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) Pusat
        Pengembangan Penyuluhan Pertanian, Badan Pengembangan SDM Pertanian sebagai PIHAK
        KESATU dan THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III sebagai PIHAK KEDUA dan  masing masing dibubuhi materai Rp. 6.000,-
   b. Format kontrak kerja sebagaimana terlampir diisi dengan :
       1) Nama Lengkap THL-TB Penyuluh Pertanian sesuai KTP dan buku tabungan
       2) Pendidikan : SPP, SPMA, SMK Bidang Pertanian, D3 Bidang Pertanian, D4 Bidang Pertanian dan   S1 Bidang Pertanian.
       3) Tempat dan Tanggal Lahir : Sesuai KTP
       4) Nomor Ujian : Nomor ujian pada waktu test THL-TB Penyuluh Pertanian
       5) Desa/Kelurahan, Kec, Kab. : Sesuai KTP
       6) Nomor rekening BRI atas nama THL-TB Penyuluh Pertanian yang bersangkutan dan fotocopy
           buku tabungan diserahkan sebagai lampiran.
3. THL-TB Penyuluh Pertanian tidak diperkenankan pindah lokasi tempat tugas antar kabupaten/provinsi
    terhitung mulai masa kontrak kerja 2010, kecuali bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang berdomisili di
    kabupaten/kota yang mengalami pemekaran.
4. Pelaksanaan pembaharuan kontrak kerja THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III adalah sebagai
    berikut :
    a. Bagi Provinsi NAD, Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, Banten, Jabar, Jateng, D.I.Y, Jatim, Bali,
        NTB, NTT, Kalsel, Kalteng, Sulut, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat (19 provinsi).
        1) Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/Kelembagaan Penyuluhan
            Kabupaten/Kota menghimpun dua berkas kontrak kerja yang telah ditandatangani oleh THL-TB
            Penyuluh Pertanian dan menyampaikan berkas tersebut kepada Kepala Bakorluh/Kelembagaan
            Penyuluhan Provinsi sesuai jadwal terlampir.
        2) Bakorluh/Kelembagan Penyuluhan menghimpun berkas pembaharuan kontrak kerja dari Badan
            Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/Kelembagaan Penyuluhan
            Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh THL-TB Penyuluh Pertanian
       3) Selanjutnya oleh Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian
            menandatangani kontrak bertempat di Bakorluh.
    b. Bagi Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, DKI Jakarta, Kaltim,
        Kalbar, Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulteng, Gorontalo dan Maluku (14 provinsi).
        Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/Kelembagaan Penyuluhan
        Kabupaten/Kota mengirim berkas kontrak kerja THL-TB Penyuluh Pertanian angkatan II dan III
        selambat-lambatnya Minggu ke-2 bulan Februari 2010 untuk ditandatangani P2K kepada :
       Kepala Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian

      d/a. Kantor Pusat Departemen Pertanian Gedung D Lantai V

Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan – Jakarta Selatan
Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

a.n. Kepala Badan
Kepala Pusat Pengembangan
Penyuluhan Pertanian,

Dr. Ir. MEI ROCHJAT DARMAWIREDJA, M.Ed.
NIP. 195605011980031004
 (www.deptan.go.id)
SILAKAN DOWNLOAD:
Pengumuman  Pembaharuan Kontrak DISINI
FORMULIR KONTRAK KERJA 1 ( untuk P2K) DISINI (REVISI PASAL 3 & 4)
FORMULIR KONTRAK KERJA 2 ( untuk THL TBPP) DISINI (REVISI PASAL 3 & 4)
(Note: download ke-tiga File yang ada untuk memudahkan Anda didalam mengisi Formulir Pembaharuan Kontrak Kerja THL TBPP tahun 2010)


Read more...

11 Jan 2010

Kontrak Kerja THL TBPP

Atas nama Forum Komunikasi THL TBPP Nasional, Forum Komunikasi THL TBPP Nasional sudah menyampaikan surat langsung kepada Menteri Pertanian RI perihal Permohonan Pemajuan Kontrak Kerja THL TBPP. FK THL TBPP Nasional menyampaikan permohonan agar pelaksanaan kontrak kerja seluruh THL TBPP di mulai bulan depan (Februari 2010). Dengan pertimbangan bahwa keberadaan THL TBPP saat ini sedang dibutuhkan oleh Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam mendampingi beberapa program yg sedang berjalan diantaranya: Pencairan dana PUAP, pelaksanaan SL-PTT, pelaksanaan FEATI dan kegiatan-kegiatan pendampingan lainnya di petani salah satunya sudah memasuki musim tanam. Demikian surat permohonan yang FK THL TBPP Nasional sampaikan kepada Mentan. 
Mohon doa seluruh rekan-rekan THL TBPP, besar harapan kita semua permohonan ini bisa terkabul semata-mata demi kemajuan dan keberhasilan program pembangunan pertanian yg berkelanjutan.

Ketua
FK THL TBPP Nasional


ttd

DEDY ALFIAN
Read more...

7 Jan 2010

"KITA" DAN KEKUATANNYA

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2001) yang menyatakan bahwa “kita” dipergunakan untuk menyatakan bahwa pembicara mengajak lawan bicaranya secara bersama-sama, yang diistilahkan sebagai personal pertamajamak. Lebih lanjut diuraikan bahwa “kita” adalah kata sifat yang berarti mementingkan kebersamaan dalam menanggung suka-duka ( saling membantu, saling menolong, sepenanggungan, senasib dsb). Dalam obrolan sehari-hari kata “kita” tak jarang mengalami kekeliruan dalam penggunaannya; misalnya keliru dengan kata “kami”.
Berdasarkan pengamatan empiris dan dalam prakteknya kekuatan kebersamaan atau “kita” khususnya dalam pelaksanaan tugas-tugas kedinasan sehari-hari, terletak pada beberapa hal sebagai berikut :

1. Memperkuat komitmen
Mengapa begitu ? Pada dasarnya setiap orang mempunyai komitmen terhadap sesuatu yang dihadapinya; begitu ia yakin dan merasakan sebagai bagian dari sesuatu (karya atau sesuatu yang akan dikerjakan bersama) maka ia merasa lebih mantap dan mengikuti ajakan komunikator untuk berbuat sesuatu.

2. Meningkatkan rasa percaya diri
Komunikan akan meningkat rasa percaya dirinya karena ia merasa diakui kemampuannya (pengetahuan, keterampilan, sikap) dan ia merupakan bagian dari kegiatan yang akan dikerjakannya itu.

3. Memberikan penghargaan
Komunikan merasa dihargai sehingga dengan senang hati akan berbuat sesuatu secara sungguh-sungguh dan maksimal, sebagaimana yang disampaikan oleh komunikator.

4. Menumbuhkan rasa tanggung jawab
Komunikan memiliki rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan pesan/ajakan atau tugas yang disampaikan oleh komunikator.

5. Menumbuhkan rasa memiliki
Rasa memiliki akan tumbuh pada komunikan, terhadap karya bersama yang telah dihasilkan karena ia /mereka mereasa diakui sebagai bagian dari keberhasilan karya tersebut. Komunikan akan turut menjaga dan menjamin kegberhasilannya.

6. Meningkatkan partisipasi
Hal ini dikarenakan komunikan merasakan kegunaan dirinya dan merasakan adanya manfaat dari keberadaannya. Selain daripada itu komunikan juga merasa diakui dan diperlukan. Dengan begitu ia akan turut serta secara lebih aktif lagi.


7. Meningkatkan “feed back”
Dengan adanya masukkan pemikiran dari komunikan maka alternative pemecahan permasalahan akan bertambah sehingga memudahkan dalam memilih solusi dan mengambil tindakan yang lebih tepat

8. Meningkatkan ketelitian
Dengan keikutsertaan komunikan dalam melaksanakan ajakan/tugas komunikator, tingkat ketelitian akan meningkat, mengingat komunikan juga memiliki berbagai pengalaman. Dengan begitu maka akan timbul pengayaan terhadap apa yang sudah disampaikan komunikator, baik itu berupa rencana atau ajakan; dan hal demikian itu mengartikan bahwa kualitas pekerjaan dimungkinkan meningkat sebagai akibat dari pengamatan yang meningkat.

9. Meminimalisasi sifat negatif
Peluang munculnya sifat-sifat jelek dari komunikan dapat dikatakan tidak ada akibat tidak munculnya prasangka dari kedua belah pihak

10. Meningkatkan peran jender
Semua yang terlibat, baik laki-laki maupun perempuan akan memaksimalkan pemberdayaan kegunaan fungsi SDM

11. Menghemat waktu
Hal ini terjadi karena pekerjaan dilakukan secara bersama sampai tuntas. Pekerjaan lebih cepat selesai, dan tugas/pekerjaan berikutnya dapat segera dilaksanakan sehingga target cepat terpenuhi bahkan merangsang untuk menyelesaikan/mencari/menciptakan pekerjaan lainnya.

12. Lebih bersifat ekonomis
“Kita” akan berperan maksimal dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada (sumber daya manusia, waktu, keahlian, ketelitian dsb).

13. Menjamin tingkat keberlanjutan (sustainability)
Kelangsungan hidup organisasi meningkat sejalan dengan tingkat kepuasan baik yang dirasakan oleh komunikator maupun, secara fisik dan emosional.

Demikian beberapa kekuatan dan nilai philosophis dari penerapan roh “kita” dalam kehidupan sehari-hari khususnya di dalam keorganisasian. Tetapi meski begitu tentu ada persyaratan spesifik yang harus dipenihi agar kekuatan “kita” dapat dikeluarkan dan dimanfaatkan serta menjadi kenyataan dalam penyelesaian pelaksanaan tugas sehari-hari.
Read more...

1 Jan 2010

Selamat Tahun Baru 2010, Gapai Mimpi Kita!


Selamat tahun baru 2010 bagi kawan-kawan semua, semoga ditahun ini mimpi-mimpi kita akan segera terwujud. Sesuai Pengumuman dari blog thl-tbpp.blogspot mengenai Kalender THL TBPP 2010, Bagi kawan-kawan yang sudah mengirimkan ide kreatifnya Kalender THL TBPP 2010 dalam format PDF dan MS. EXCEL sudah kami kirimkan ke e-mail Anda.
Bagi kawan-kawan yang tidak sempat mengirimkan ide kreatifnya dan bagi yang berminat dengan kalender THL TBPP, dapat mendownloadnya DISINI

Read more...